Aku rindu banget menyapa sobat Ahya, semoga sehat selalu~
Ketika menulis ini sejujurnya, aku merasa agak kurang sehat, tetapi aku ingat-ingat lagi, aku pernah baca buku bagus dan sayang banget kalo nggak di-share di sini. Seperti yang kalian tahu, aku bikin blog ini untuk dokumentasi buku-buku yang aku baca dan nggak semua bisa aku reviu di sini. Jadi, hanya buku-buku pilihan ... alias sesuai pilihan mood aku saat ini// glodaaakkk!
Oke, udah ya basa-basinya kali ini aku mau membahas reviu novel fantasi lokal yang sayang banget kalau dilewatin begitu aja. Memangnya novel apa, sih? Respati!
Respati
Penulis: Ragiel JP
Penerbit: Penerbit Clover, 2021 || 244 halaman
ISBN: 9786230303661
Baca di: @gramediadigital
"Kalau mimpi yang kamu alami bisa membuat luka fisik di tubuhmu, aku rasa ini ada sesuatu yang aneh." --hal 94
Respati adalah novel yang mengenalkanku pada karya-karya Ragiel JP. Aku merasa cocok sama ceritanya. Respati mengisahkan sebuah pembunuhan kejam dan mengerikan yang terjadi di Jogjakarta. Semua mayat ditemukan dalam tergantung dalam keadaan terbalik. Tidak ada yang tahu siapa pelaku pembunuhan itu, setiap penyelidikan pun menemui jalan buntu. Melalui Wulan, Respati tahu serentetan kasus pembunuhan itu terkait dengan dirinya. Respati memiliki bakat unik menembus mimpi seseorang hanya dengan menyentuh orang yang tertidur. Dia menyadari hal itu jauh sebelum bertemu Wulan, remaja cantik yang baru pindah ke sekolahnya. Sayangnya dari sekian banyak mimpi, hanya mimpi Wulan yang tidak bisa ditembus Respati membuatnya tertarik kepada gadis itu.
Wulan adalah murid pindahan yang kehadirannya membuat cerita ini bergerak karenanya. Sosok wulan dalam Respati juga menjadi contoh bagaimana seorang bisa memosisikan diri dalam berteman. Aku suka karakter Wulan yang membumbui kisah fantasi mengerikan menjadi seimbang dengan kisah romansa ala-ala remaja SMA. Romansa dalam novel ini bukan menjadi topik utama, aku suka dengan porsinya yang nggak berlebihan.
Cerita remaja yang dibumbui fantasi selalu menarik perhatian. Terlebih unsur misteri yang terjaga sampai akhir membuat pembaca terus menuju ke halaman selanjutnya. Untuk aku yang jarang membaca fantasi, ide cerita ini merupakan ide yang segar. Aku suka sama dunia mimpinya juga sosok Respati yang positif banget.
Hanya ada satu pertanyaan yang belum terjawab, aku penasaran bagaimana Wulan bisa memblokir akses Raunt ke mimpinya padahal aku cukup penasaran. Overall, setelah membaca cerita ini, aku mau banget baca karya Kak Ragiel JP yang lain. Cara penulis menutup ceritanya cukup bikin aku melongo nggak nyangka. Rasanya puas aja gitu pas dapet ganjarannya. Buat kamu yang suka cerita remaja dibumbui fantasi wajib banget baca Respati dan berkelana menyelami dunia mimpi.
Ini kutipan favoritku~
"Tapi segala sesuatu mempunyai sisi gelap, begitu juga dengan dunia mimpi. Ada efek negatif jika terlalu sering dan terobsesi dengan dunia mimpi. Kita akan terlalu terlena dengan kehidupan di dunia mimpi dan berimbas pada kehidupan di dunia nyata." --halaman 204
Next, reviu buku apa lagi, ya? Jangan lupa baca juga reviu SWITCH karya Jili Nai
See you next post!


No comments:
Post a Comment