Perpisahan selalu menjadi momen yang menjadi titik balik bagi kehidupan seseorang. Kegalauan memutuskan untuk pergi atau tinggal selalu menjadi dilema. Apakah hal itu dirasakan juga sama Sobat Ahya? Ini adalah salah satu buku yang kubaca tahun lalu. Sayang banget kalau tidak di-share karena buku ini bisa memberikan insight baru terkait konflik romansa, persahabatan, juga cinta yang biasanya dihadapi remaja yang memasuki dunia perkuliahan.
Identitas Buku
Judul: Goodbye And Go
Penulis: @rayhidayata
Penerbit: Penerbit Noura Books (Mizan Pustaka), 2020 || 425 halaman
ISBN: 9786232421684
Deskripsi Buku/Blurb
Goodbye And Go merupakan salah satu buku yang masuk top 5 Kompetisi Menulis Campus Couple di Wattpad @nourapublishing. Covernya yang ijo seger banget dipandang di mata dengan ilustrasi yang nggemesin bikin aku tertarik.
Tema yang diangkat pun lebih kompleks dari sekadar cinta segitiga. Ada tema favorit aku di sana membahas tentang keintiman dan kehangatan sebuah keluarga, lika-liku persahabatan, dan mengupas isue bullying secara mendalam. Ayasa pernah menjadi korban perundungan yang membuat rambutnya sampai rontok parah nyaris botak, dia pun mengenakan rambut ekstensi dan menahan sakitnya sepanjang hari demi menunjang penampilannya.
Siap-siap terluka jika ingin cantik. Setidaknya, itu yang Ayasa baca dan percaya. Ada harga di balik setiap penampilan yang Ayasa tunjukkan. Harga yang membuat Ayasa meringis. Namun, Ayasa tidak terlalu ambil pusing. Inilah jalan yang dia pilih. Selalu ada konsekuensi di balik setiap keputusan--halaman 71
Ternyata yang Ayasa lakukan tidak menghentikan oknum yang merisak nya jera. Tensinya terus meningkat, apalagi setelah halaman 200-an temponya lebih cepat dari bagian awal. Ini mengimbangi opening dengan tempo lambat. Aku suka tempo lambat dalam romance yang semakin mengikat kedekatan tokoh. Aku suka bagaimana para para tokohnya berinteraksi, terutama Cindy.
Penulis juga pandai membuat pembaca mudah baper dengan membuat karakter kayak Ollie yang kupikir awalnya dia fake ternyata punya sesuatu yang dia pendam, aku jadi paham kenapa Ollie mudah sekali mengungkapkan cintanya. Aku nggak nyangka ceritanya akan diakhiri dengan cara seperti itu, tapi menurutku pas, sih, memang cerita ini bakal cocok dengan ending kayak gini. Kayak apa memangnya? Yuk, bisa di baca, ya di novelnya.
Itu adalah ulasan singkat novel remaja minggu ini kira-kira novel apa lagi yang akan dibahas ya?
Baca juga ulasan novel remaja Frans dan Balerina
Sampai ketemu lagi dipostinganku selanjutnya~




No comments:
Post a Comment