Flynn Christopher ditemukan bunuh diri, meninggalkan catatan kematian berjudul Mayfly!
Apa yang kamu bayangkan ketika membaca blurb di atas? Yups, blurb satu kalimat sangat lugas, menggelitik keingintahuanku, mungkin pembaca yang lain juga. Mengapa? Meski satu kalimat, nge-hook banget!
Setuju tidak? Coba kasih emot api-api jika kamu setuju~
Setelah kesan pertama mengenai blurb yang tidak biasa itu, percaya nggak kamu kalau cinta itu awalnya dari mata? Agak nggak nyambung, sih, tapi nyatanya cover Mayfly itu memang paling eye-cathcing di antara yang lain. Warna emasnya elegan, Mayfly-nya manis. Ternyataaa ... Twist banget ceritanya nggak semanis itu!
Mayfly dibuka dengan copycat suicide, fenomena bunuh diri masal meniru figur publik/artis. Jelas cerita ini mungkin sulit diterima di beberapa kalangan karena banyaknya trigger yang bisa memicu trauma seseorang mencuat kembali seperti: adegan gore, kekerasan eksplisit, depresi. Mayfly merupakan naskah dengan tema yang berat yang menjadi novel favorit yang kubaca bulan Juli 2023. Mengapa? Alasannya sederhana, Mayfly memberikan after taste yang sulit dijabarkan dalam kata-kata. Ini aja bingung banget mereviunya. Alih-alih reviu aku mau curhat aja.
Ketertarikanku terhadap novel Mayfly bermula ketika aku berkesempatan membaca 3 bab pertama yang langsung bikin aku speechless. Selain Kelanar, Mayfly merupakan salah satu naskah yang paling ingin aku baca dari ketujuh besar novel TAT Akbar 2019.
Tabarakallah, namanya rezeki nggak akan kemana, meski ketinggalan hype, agak telat bacanya, aku berkesempatan membaca Mayfly versi utuh 😭 Dan itu dikasih langsung sama Kak @gusti_riant Seneng banget pokoknya. Seandainya aku membaca tahun 2019, mungkin aku belum sesiap sekarang. Thank you~
Bab awal, langsung disajikan dengan ketegangan tinggi, sensasinya kerasa dan berimbas ke nafsu makanku yang hilang seharian. Namun, kepiawaian Kak Gusti Riant menyajikan Mayfly membuatku tak mengambil jeda ketika membacanya. Penyampaiannya tegas, lugas, dan blakblakan membuatku nggak perlu meraba-raba maksudnya apa, maknanya apa, beberapa nilai bahkan sengaja disampaikan tersurat karena memang jika tidak dituliskan bakal menimbulkan kesalahpahaman. Selain itu Mayfly juga memiliki banyak nilai-nilai tersirat.
Buku ini tuh ngajak mikir banget, pembaca bebas berasumsi, aku sampai kesel ih dengan endingnya. Epilognya apalagi ... Rasanya perjalanan jauhku jadi ... Ya, begitulah karena bakal spoiler banget kalo aku katakan.
Mayfly dalam cerita ini memiliki porsi yang pas, aku jadi paham kenapa serangga yang hidupnya hanya sebentar ini menjadi sesuatu yang bermakna dalam, mengarahkan ke sebuah titik terang dari kasus kematian seseorang. Dan, aku nggak nyangka banget tema yang diusung saat itu adalah sesuatu yang dianggap sepele, tetapi berdampak besar bagi lingkungan. Dan novel ini mengangkat Mayfly!
Amazingnya dikemas menarik membuat semuanya masuk akal.
Aku menikmati banget perjalanan Delano mengusut kematian Daisy, motif dan tindakannya membuatku bersimpati. Namun, aku sulit memposisikan sebagai apa dan siapa dalam cerita ini. Karena ya ... normalnya kita akan masuk pada protagonis cerita dan tenggelam dalam ceritanya. Nyatanya, tenggelam dalam karakteristik MC bakal membuatmu gila 🤣
Banyak hal yang kusukai dari Mayfly ini pertama konsepnya, dari gaya bahasa yang nggak bertele-tele, pemilihan PoV dan alur yang sangat pas. Aku menantikan Delano dan aku akan bersinggungan di bab berapa, sejujurnya aku mulai kesal di bab 22 di bab sebelumnya udah kesal, tapi di bab ini kekesalanku memuncak. Aku salut banget bagaimana penulis mengupas identitas mereka satu per satu dengan sangat rapi kayak lagi ngupas bawang gitu. Setiap lapisannya terdapat lapisan lain yang memberi ruang buat kita berpikir, merenung, dan berasumsi. Aku nggak berharap banyak dengan twist berlapisnya, meski bisa menebak satu, ternyata dikejutkan beruntun dengan fakta-fakta lain~
Adegan yang paling aku suka ada di sepertiga terakhir di mana si aku berkata, "tapi aku bukan anakmu."
Di situ aku sampai menangis, cuma sebentar sih, soalnya langsung dibanting dengan adegan lain yang ... Ya, membaca Mayfly bakal menyedot banyak energi. Kalau bisa pastikan membaca ketika perut penuh, udah makan biar abis baca nggak apa-apa kalau nggak makan 🤣
Aku suka penggambaran hutannya, perbatasan hutan ketika musim dingin. Sejujurnya, seandainya ini film aku nggak bakal berani nonton. Penjabaran lewat kalimat aja visual banget. Aku bisa merasakan kesepiannya Lolita dan suami, kasih sayang mereka, dan aku bisa merasakan kemarahan demi kemarahan para tokohnya. Banyak banget info menarik di cerita ini, fakta Mayfly, kelainan psikologis, destinasi di mana kita seakan turun menyaksikan fenomena langka Mayfly. Ganjaran di cerita ini ada, tetapi alangkah baiknya epilognya jangan dibaca aja~
Hanya tiponya lumayan mengganggu, tetapi nggak masalah karena membaca Mayfly memberikan pengalaman membaca yang tidak biasa, berkesan banget ✨
Setelah membaca Mayfly aku pengen baca tulisan Kak @gusti_riant yang nggak sakit~
Gimana setelah membaca kesanku ketika membaca Mayfly apa kamu cukup tertarik untuk membacanya juga?
Jangan lupa baca juga: Mengurai Kisah Inspriratif: Menembus Portal Maple Universe Melalui Maple Media.

No comments:
Post a Comment