Hai, sobat Ahya!
Assalamualaikum. Kenalkan aku AhyaBee~
Bismillahirahmanirrohim, aku akan memakai media ini untuk menuliskan apa yang ada dalam pikiran, aku alami, dan/atau yang aku inginkan. Singkatnya, blog ini akan menjadi tempat curhat. Namun, sebelum itu ... aku akan memperkenalkan diri dulu. Aku AhyaBee, seorang yang mengekspresikan diri melalui tulis menulis. Teman-teman memanggilku Ahya, Bee, AhyaBee, atau Kak Kus 😣 Yups, Kak Kus!
Bukan nama lain dari septic tank or kakus 😏 gara-gara ini aku nggak bisa sembunyiin identitas asliku wkwkwk.
Aku memiliki nama lahir Kusmirah, sejauh ini belum pernah berubah. Lahir dan besar di kota Purbalingga Perwira, 22 Juli puluhan tahun silam. Sampai sekarang masih ada di sana, di pinggiran Purbalingga bernama desa Tunjungmuli, kecamatan Karangmoncol. Aku ingin menjadi penulis yang bisa membagikan kebaikan dalam setiap karya. Sejak tahun 2019, awal aku meniti karier kepenulisan, aku sudah mengabadikan karyaku di antaranya:
A. Buku Solo
CETAK
1. Fouettes, KMC Publisher, November 2020.
2. Obsessive Girl, Benito Publisher, Maret 2022.
3. Song of Death, Batik Publisher Soon Pre Order, September 2022.
Platform Daring
1. The Stranger I Met in Bali, Januari 2022.
Cerita ini tayang di cabaca.id
Baca cerita, klik di sini
2. Reading Love, [Bukan] Gila Buku!, Oktober 2021 (BC: Grassmedia Group)
Cerita ini tayang stary: Dreame, Innovel, dan Ringdom.
Baca cerita, klik di sini
3. Forget Me Not, Februari 2022.
Tayang di Fizzo.id
Baca cerita, klik di sini
B. Antologi
1. Antologi Metafora Kehilangan
Merupakan antologi bersama berisi puisi-puisi member The World of Authorhip. Satu-satunya puisi yang menyempil di buku itu berjudul Kilatan Kenangan, puisi yang kubuat 15 Desember 2019.
2. Antologi Cerpen Meraih Harapan
Merupakan antologi bersama berupa cerpen. Cerpen yang kutulis di sini bergenre teenfic berjudul Imaji.
3. Antologi Ambisi
Merupakan antologi bersama teman-teman TWOA, aku mengirimkan cerpen Kaktus genre teenfic yang terinspirasi dari kisah nyata saat aku masih SMP.
Demi memperkuat branding-nya sebagai penulis, dia mengikuti berbagai kelas menulis untuk memperbaharui kemampuan. Next, akan kuceritakan!
Sejak bulan April 2022, aku memutuskan untuk memakai logo Peacok/ Merak sebagai simbol identitas. Tentang alasan memilih burung merak sebagai branding nama AhyaBee, akan kuceritakan nanti, ya~
Semangat bertumbuh,
AhyaBee~

No comments:
Post a Comment