Blog Archive

Wednesday, 13 December 2023

Cheers! Celebrate Your Life Karya Alya Putri

Mengulas Cheers! Celebrate Your Life Karya Alya Putri

Terkadang, masalah tidak lebih besar dan menakutkan daripada apa yang kita pikirkan. Peran kita adalah merayakan sebaik-baiknya walau mati-matian dikalahkan olehnya. Dalam bukunya Cheers! Celebrate Your Life, Kak Alya Putri atau yang lebih dikenal sebagai bacaanalya menuangkan pemikiran-pemikirannya dalam buku tersebut terkait "sebuah proses". Sobat Ahya pasti nggak sabar mengetahui detail buku ini menurut perspektifku.

Aku mendapatkan buku ini dari sebuah Komunitas Literasi yang berisi sekumpulan para bookstagramer dan penulis. Saat itu aku menjadi satu dari beberapa rekan dari yang beruntung membaca buku ini secara cuma-cuma. Meski begitu aku menilai buku ini dengan objektif.

doc. Pribadi


Identitas Buku

Judul: Cheers! Celebrate Your Life
Penulis: @bacaanalya
Penerbit:gradienmediatama , 2023 || 174 halaman
Genre: nonfiksi - self-improfment
ISBN:9786022083559


Dalam bukunya, Cheers! Celebrate Your Life, Kak Alya membagi pembahasan tersebut dalam empat garis besar yang masing-masing bagian menjelaskan detail proses, halangan, dan apa yang baiknya kita lakukan. Meski begitu buku ini tidak menggurui sama sekali. Justru buku ini menyajikan pemantik. Pemantik yang memancing pembaca untuk merenung, mengevaluasi, memahami sebuah proses ya begitu adanya. Setiap orang mengalaminya, hanya bentuknya saja yang berbeda.


doc. Pribadi


Membaca buku ini seperti sedang dikasih nasehat oleh seorang teman, seakan dia duduk di samping kita, membisikkan kata semangat, selamat, jangan menyerah, ayo coba lagi nanti kita rayakan!

Ketika membaca buku ini aku merasa senang, hangat, dan merasa seakan-akan buku ini ditulis khusus buatku karena relate. Menurutku, hal ini karena penulis mampu membuat pola yang bisa menyentuh semua kalangan. Terlebih dengan bahasanya yang ringan dan pengemasan yang unik membuat Cheers! tidak membosankan.

doc.pribadi
 



Memulai Perjalanan!

Seperti yang dibahas sebelumnya, buku ini menceritakan sebuah proses. Di mana sebuah proses tak akan lepas dari yang namanya memulai. Dalam bab ini Kak Alya menyajikan gagasan yang membuat pembaca merefleksikan diri. Fokus dalam bab ini mengurai halangan setiap orang yang memulai sesuatu seperti: kebimbangan dalam memulai, melepaskan belenggu asumsi, berkaca pada diri sendiri, menyadari seberapa besar peranan dan porsi yang harus diambil, menggali dengan tepat apa yang harus digali lebih dalam, dan masih banyak lagi.

Selain memulai perjalanan, tiga bab lainnya adalah Menentukan Arah, Merayakan Setiap Langkah, serta Melihat Kembali dan Memulai Lagi.

Empat fase itulah yang harus dilalui seseorang dalam berproses. Buku ini berbeda, aku yang suka kehilangan fokus ketika membaca nonfiksi terasa enjoy banget. Jadi untuk sobat Ahya yang mau mencoba membaca nonfiksi, self-improvement bisa banget baca Cheers! Celebrate Your Life karena buku ini bisa menyentuh semua kalangan dengan kesederhanaannya~

Wednesday, 6 December 2023

Spicy Memories Karya Idha Febriana: BRIDGE comeback!!!

BRIDGE Come back!!!

Satu kejadian traumatis membuat BRIDGE hiatus lama dari dunia hiburan! Sobat Ahya pasti penasaran banget apa, sih BRIDGE itu? Dalam postingan kali ini aku akan mengulas salah satu karya terbaru Idha Febriana yang diterbitkan oleh penerbit Ponyo Media Utama, 2022.


foto spicy memories


BRIGDE merupakan salah satu idol fiktif yang menjadi tempat bernaung Gendhis, Afi, Ayyik, dan Jana dalam mengembangkan karier mereka. Mereka mencapai puncak kejayaan dalam konser The Last Dance yang menjadi penampilan terakhir mereka dalam dunia hiburan sebelum satu kejadian besar menimpa mereka menjadi titik balik grup idol itu.





Identitas Buku

Judul: Spicy Memories
Penulis: Idha Febriana
Penerbit: Ponyo Media Utama, 2022 || 220 halaman
ISBN: 9786239980313

"It's not a bitter memory, though, better than spicy ...."

Luka-luka dan Trauma

Tak ada yang menduga kejadian itu merenggut nyawa salah satu personel BRIDGE dan menyisakan trauma mendalam dalam hati semua orang. Terutama Jana, Gendhis, Ayyik, dan Yaga manager mereka. Namun, setelah salah satu lagu mereka viral kembali di TikTok, CEO agensi menginginkan mereka comeback. Hal itu membuat Yaga selaku manager kalang kabut. Pasalnya, membawa mereka tidaklah mudah. Perjalanan membawa anak-anak berdamai dengan trauma itu sulit. Yaga memahaminya karena dia bagian dari luka itu. Dengan bantuan Aya, mereka membujuk member BRIDGE kembali. Berhasilkah mereka?

Spicy Memories

Perjalanan dalam kisah ini entah kenapa di aku sangat emosional. Satu kejadian menuntun pada luka-luka itu bikin aku nggak bisa baca cerita ini sekali duduk. Anak-anak wajib baca buku ini paling tidak sekali seumur hidup. Cerita yang inspiratif dan sangat memotivasi.




Pengemasan ceritanya membuat kisah berbobot ini terasa ringan. Banyak hal penting disinggung dalam buku setebal 200-an halaman ini dari persahabatan, cinta yang digambarkan sangat realistis, trauma yang bisa menyentuh pembacanya bahkan parenting yang kadang menamparku bahwa tanpa sadar telah melakukan kesalahan pengasuhan. Yang paling aku suka buku ini menghadirkan pilihan-pilihan yang terbuka di mana pendapat penulis memberi ruang pada pembaca untuk merenungi pendapatnya sendiri.





Adegan paling berkesan adalah ketika Yaga berbicara berdua dengan Ayik (spoiler) rasanya nyes banget. Butuh keberanian banget buat mengungkapkan sebuah kejujuran. Yaga juga menjadi karakter favorit aku pada akhirnya dia mengalami transformasi karakteristiknya ke arah yang baik. Seperti biasa aku suka after taste baca bukunya Kak @idhafebriana90 apalagi ada ilustrasi menggemaskan yang menunjang isinya. Kekurangan buku ini kurang tebal, aku pengen baca kisah mereka lagi. Namun, karena kalo dipanjangin bakal berlebihan, ini cukup~

Buku ini cocok banget dibaca anak-anak muda, remaja, dan orang tua karena menyentil di beberapa bagian. Perpustakaan sekolah wajib banget menyediakan buku ini ....

Setelah baca buku ini, aku sangat menantikan membaca buku Mbak Idha selanjutnya ✨

Buat kamu yang udah baca buku ini boleh share yuk di komen kesannya apa sama bapernya kayak aku?

Nantikan reviu menarik selanjutnya!


Wednesday, 29 November 2023

Jangan Pergi: Goodbye And Go Karya Rey Hidayata

Perpisahan selalu menjadi momen yang menjadi titik balik bagi kehidupan seseorang. Kegalauan memutuskan untuk pergi atau tinggal selalu menjadi dilema. Apakah hal itu dirasakan juga sama Sobat Ahya? Ini adalah salah satu buku yang kubaca tahun lalu. Sayang banget kalau tidak di-share karena buku ini bisa memberikan insight baru terkait konflik romansa, persahabatan, juga cinta yang biasanya dihadapi remaja yang memasuki dunia perkuliahan. 




Identitas Buku

Judul: Goodbye And Go

Penulis: @rayhidayata

Genre: Urban Romance

Penerbit: Penerbit Noura Books (Mizan Pustaka), 2020 || 425 halaman

ISBN: 9786232421684




Deskripsi Buku/Blurb




Goodbye And Go merupakan salah satu buku yang masuk top 5 Kompetisi Menulis Campus Couple di Wattpad @nourapublishing. Covernya yang ijo seger banget dipandang di mata dengan ilustrasi yang nggemesin bikin aku tertarik.

Tema yang diangkat pun lebih kompleks dari sekadar cinta segitiga. Ada tema favorit aku di sana membahas tentang keintiman dan kehangatan sebuah keluarga, lika-liku persahabatan, dan mengupas isue bullying secara mendalam. Ayasa pernah menjadi korban perundungan yang membuat rambutnya sampai rontok parah nyaris botak, dia pun mengenakan rambut ekstensi dan menahan sakitnya sepanjang hari demi menunjang penampilannya.



Siap-siap terluka jika ingin cantik. Setidaknya, itu yang Ayasa baca dan percaya. Ada harga di balik setiap penampilan yang Ayasa tunjukkan. Harga yang membuat Ayasa meringis. Namun, Ayasa tidak terlalu ambil pusing. Inilah jalan yang dia pilih. Selalu ada konsekuensi di balik setiap keputusan--halaman 71


Ternyata yang Ayasa lakukan tidak menghentikan oknum yang merisak nya jera. Tensinya terus meningkat, apalagi setelah halaman 200-an temponya lebih cepat dari bagian awal. Ini mengimbangi opening dengan tempo lambat. Aku suka tempo lambat dalam romance yang semakin mengikat kedekatan tokoh. Aku suka bagaimana para para tokohnya berinteraksi, terutama Cindy.

Penulis juga pandai membuat pembaca mudah baper dengan membuat karakter kayak Ollie yang kupikir awalnya dia fake ternyata punya sesuatu yang dia pendam, aku jadi paham kenapa Ollie mudah sekali mengungkapkan cintanya. Aku nggak nyangka ceritanya akan diakhiri dengan cara seperti itu, tapi menurutku pas, sih, memang cerita ini bakal cocok dengan ending kayak gini. Kayak apa memangnya? Yuk, bisa di baca, ya di novelnya.

Itu adalah ulasan singkat novel remaja minggu ini kira-kira novel apa lagi yang akan dibahas ya?

Baca juga ulasan novel remaja Frans dan Balerina 

Sampai ketemu lagi dipostinganku selanjutnya~

Wednesday, 22 November 2023

Komunikasi Lintas Waktu: Keajaiban Toko Kelontong Namiya Karya Keigo Higashino

Keajaiban Toko Kelontong Namiya Membawa Kita Ke dalam Kisah Menyentuh!

Sobat Ahya, ini adalah salah satu buku favoritku. Aku akan membagikan kesanku setelah membaca buku ini. Aku membaca buku ini sudah lama sekali. Sebelumnya hanya kureviu di akun goodreads-ku dan Instagram silakan di-follow dulu~



Identitas Buku

Judul: Keajaiban Toko Kelontong Namiya

Penulis: Keigo Higashino

Penerbit: @fiksigpu 2020 || 404 halaman

ISBN: 9786020648293

Baca di: iPusnas



Deskripsi Buku/ Blurb





Toko Kelontong Namiya memiliki sebuah keajaiban, tiga berandal bersembunyi di sana setelah mencuri, mereka mengalami kejadian yang tak terduga. Surat-surat konsultasi dari masa lalu berdatangan, Atsuya, Shota, dan Kohei berinisiatif membalas surat yang ditujukan kepada Kakek Namiya. Hal itu terus berlanjut, surat demi surat terus berdatangan dan mengubah mereka sehingga saat keluar dari toko kelontong itu, mereka tidak lagi sama

Saya mencoba memikirkan alasan apa yang mendorong Anda mengirimkan kertas kosong pada kakek-kakek seperti saya. Jelas ini suatu yang penting dan saya tidak boleh menulis jawaban yang asal-asalan--halaman 397

Ide yang diusung terlihat sangat sederhana. Namun, lima kisah yang saling terpaut memiliki kedalaman yang menyentuh. Terutama cerita tentang seorang laki-laki yang bermimpi menjadi musisi, tetapi dia dihadapkan pada situasi yang sangat sulit. Saat Katsuro berada pada persimpangan pilihan yang sulit, perasaanku seakan diperas, sesak, sakit, dan saat penulis juga membuka kebenaran tentang sosok ayah Katsuro beserta alasannya, aku merasa terharu, sedih, dan hangat sekaligus. Cerita yang menghanyutkan.

Sama seperti idenya, konsepnya juga sekilas terlihat tidak rumit, tetapi sebenarnya konsepnya cerdas. Kompleks, tetapi tidak membingungkan. Aku sangat menyukai bagaimana penulis menyusun setiap adegan dengan sangat baik. Semua terhubung dalam benang merah yang rapi dan dikemas dengan alur yang menarik.

Kita akan diajak berpetualang dalam lima kisah menakjubkan yang di ceritakan dalam sudut pandang dari masa lalu, masa kini, bahkan masa depan.

Aku paling suka sama Atsuya, dia pencuri. Bukan berarti aku membenarkan apa yang dia lakukan, tokoh Atsuya sangat nyata. Sikap dia masuk akal dan dia punya sesuatu yang membuatku berempati bahkan sampai menangis. Perubahan sikap Atsuya paling kentara, aku terharu setiap momen dalam kisah-kisah itu memberikan amanat yang bertebaran di setiap lembarnya. Meski buku ini membuatku menangis, aku merasakan hatiku hangat setelah membacanya. Aku menyadari sesuatu yang selama ini banyak disepelekan orang-orang. Terakhir, aku berharap akan banyak orang yang membaca buku ini dan memanen khikmahnya. Tentu saja Keajaiban Toko Kelontong Namiya menjadi salah satu buku yang memberikan kesan tak biasa seusai membacanya. Setelah membaca buku ini, aku nggak sabar pengin membaca karya Keigo yang lainnya.

Akhirnya inilah kutipan favoritku dari Kakek Namiya ... Bagi saya, ini adalah hal yang sangat menakjubkan. Percayalah pada diri sendiri. Saya doakan semoga Anda bisa menjalani hidup tanpa penyesalan--halaman 398

Monday, 13 November 2023

Menyusup Ke Dunia Fantasi: Villain Academy

Golden Ticket for The Best Villain Student




1. Villain Academy dan Seleksinya

Villain Academy merupakan sekolah fiksi yang merupakan bagian dari semesta Maple Universe di bawah naungan Maple Media. Letaknya di wilayah fiksi teritorial Villaintale, Shadow Realms, Maple World. Sekolah ini diperuntukan untuk para penjahat terbaik yang dipilih khusus oleh O.N.E--Organitations of Nefarious's Eminen melalui surat invitasi berdasar rekam jejak kejahatan calon siswa.

Dari secuil info dari guide itu membuatku merasa tertarik untuk mengeksplor lebih jauh karakter protagonist villain. Salah satu tipe cerita yang belum pernah kugali sebelumnya dan ini menjadi tantangan tersendiri bagiku. Mengingat saat itu, tepatnya bulan Juni keadaan mood-ku kurang baik, masih mengalami reading slump, sudah setengah tahun tidak menulis apa pun. Burnout parah pokoknya sampai salah satu rekanku, sebut aja Crush mengajak mengobrol, kemudian yang kuingat selanjutnya adalah tumbuh keinginan yang kuat buat menulis lagi. Thanks, Kak Harris Radcliffe.

Tentu saja aku ketar-ketir, fantasi bukan duniaku. Genre ini sangat asing, bacaanku juga minim. Namun, temanku bilang coba aja dulu. Akhirnya dengan impulsif aku menghubungi tim, memenuhi SnK dan ikut seleksi. Setelah dua tahun tidak mengikuti perkembangan Penerbit Maple Media dan aku tiba-tiba ikutan seleksi event dadakan duniaku tersedot ke sana hampir sebulan penuh!

Kesanku selanjutnya, ternyata dunia fiksi Villain Academy sangat menarik.


2. Zeynithe dan Kisahnya

Terdapat empat asrama utama di Villain Academy yang mengelompokkan para siswa berdasarkan bakat dan kemampuan bawaannya. Hal ini menjadi pertimbangan pertama buatku dalam pembentukan Original Character Zey: Red Malekith, asrama berkumpulnya para calon pembunuh. Blue Swiper, pencuri. White Enigma, Penipu. Black Saki, penjudi.

Aku yang memiliki pemikiran cenderung realistis dan analitis langsung membidik antara White Enigma dan Black Saki. Namun, ketika penentuan latar belakang Zey akhirnya lebih cocok masuk di White Enigma. Sebanyak 35 terdaftar yang harus bersaing untuk merebutkan posisi 4 besar yang nantinya akan menuliskan perjalanan mereka. Dengan sistem gugur setiap tahap dilalui dengan dramatis khususnya untuk Zey. Namun, hal itu jadi momen yang berkesan buatku. 

Deception of Whispering Sand menjadi cerita debut pertamaku di akun wattpad Maple Universe yang menorehkan kisah perjalanan misi The Golden Ticket ke Ramaadtaal Sand.

3. Preorder Villain Academy Season 1

Aku tidak menyangka proses kreatif Zey akan berjalan dengan sangat gesit seperti pembawaan karakternya. Seleksi bulan Juni, menulis bulan Juli, dan Preorder awal November 2023. Aku sangat senang ketika melewati setiap prosesnya. Ada pembelajaran yang bisa dipetik selain teknis kepenulisanku yang kurasa semakin membaik dengan kritik dan saran dari panitia, aku juga mendapat relasi yang tak pernah terduga.

Proses Zey tak semulus dari ketiga rekannya yang terpilih: Ellie, Adamar, Ziva. Ada step tambahan yang sempat bikin aku down. Proses itu membuatku semakin bergairah menuliskan kisah Zey. Keempat cerita terbaik ditulis oleh AhyaBee, Akbar Suganda, Galatumn, dan Oase. Dan akan dibukukan dalam satu antologi bersama Villain Academy: Golden Ticket for The Best Villain Student.


Deception of Whispering Sand - AhyaBee

Zeynithe terpilih bersama The Golden Ticket yang lain melakukan sebuah misi besar yang berbeda. Setelah memecahkan prompt, melakukan persiapan secara otodidak selama sebulan, Zey berangkat ke tujuan. Sialnya, pihak akademi tidak membiarkannya pergi sendiri, dua makhluk menjengkelkan bersamanya Tie dan Dwarf.

Dokumen ilegal tersimpan di WhisperingGlobe, perusahaan kilang minyak terbesar di Whispering Sand. Zey harus mendapatkan dokumen rahasia yang berisi daftar nama perusahaan kilang minyak ilegal di Maple Word agar O.N.E bisa menguasainya. Bisakah Zey dan tim berhasil mencuri The Rare Item itu dengan selamat dan menghancurkan kilang minyak tanpa ketahuan?


Masquerade of The Guilty - Akbar Suganda

Karena hasutan dari anggota Blue Swiper, Ellie Unibelle Betelgeuse mendapat kesialan menjadi salah satu perwakilan dalam misi berbahaya mencuri "rare item" dari Professor Valkyrae.

Ellie mendapat rute menuju Rainvylle, kota yang dikenal sebagai sarang peramal, seer. Bersama Astranyx, lelaki dari asrama Red Malekith, mereka harus membawa sebuah Cermin Bulan Biru yang tersimpan di Moon Castle milik seorang Archimage dalam keadaan utuh. Ellie berjanji bahwa misi ini akan selesai dalam waktu kurang dari seminggu. Namun, tanpa disangka gerak-gerik mereka sudah diperhatikan. Gawat! Bagai dua ekor kelinci malang nasib mereka berada di ambang batas karena masuk dalam perangkap. Bisakah Ellie dan Astranyx selamat dari sana hidup-hidup?

"Aku akan menciptakan sebuah pertunjukan Opera Spektakuler. Namanya Masquerade of The Guilty. Ketika itu terwujud, kalian harus bertepuk tangan meriah."


Form of Memory -  Oase

Pembunuh yang satu ini tidak hanya mengambil nyawa dari setiap korbannya. Dia juga mengambil kenangan berharga milik setiap korban, termasuk wujud berharga mereka akan dicuri oleh pembunuh tersebut. 

Namanya adalah Ziva Briella, siswa dari Villain Academy yang mendapat misi untuk membunuh komandan ternama di Atlanthopia, sering disebut-sebut sebagai komandan Triton. Sebagai penjahat yang memiliki bakat dalam membunuh dan menghapus jejak pembunuhan. Dia harus menjalankan pembunuhan dengan rapi.

Tak disangka-sangka, komandan Triton adalah sosok yang sangat kuat dan berpengaruh besar di badan militer Atlanthopia. Dia juga dikenal jenius dan jeli saat meneliti jejak kriminal di kota bawah laut tersebut. Membunuh Komandan Triton tidak hanya menguntungkan O.N.E, tetapi juga dapat menguntungkan Ziva sebagai seorang pembunuh. Namun, mampukah Ziva membunuh sosok tersohor tersebut?

Below The Scared Tree - Galatumn

Adamar Oribella sangat senang mengetahui dirinya terpilih untuk mengikuti misi The Golden Ticket. Sebuah misi khusus yang diperuntukkan untuk murid tingkat tiga Villain Academy seperti dirinya. Dengan berhasil lolos, Adamar Oribella merasa tujuannya yang paling ia dambakan akan tercapai.

Yaitu, semakin cepat membalas sakit hati kehilangan dan kesepiannya. Namun, rupanya misi itu bukanlah perkara yang mudah. Sesuai dengan namanya, misi The Golden Ticket memiliki tujuan yang rumit di ujungnya. Ia harus mencari cara untuk melengserkan penguasanya saat ini, sedangkan yang hanya bisa melengserkan hanyalah roh penjaga ras tersebut!

Seperti "Sudah jatuh, tertimpa tangga pula" Adamar Oribella harus memastikan bahwa orang-orang yang terlibat di dalam rencananya berjalan sesuai harapannya sekaligus bisa bekerja sama dengan pihak yang tidak diduga muncul. Apalagi dalam misi ini, Adamar dituntut untuk menggunakan kemampuan sesuai dengan identitas asramanya.

Black Saki. Tempat bagi mereka yang ingin menghancurkan lawan tanpa perlu mengotori tangannya langsung. Asrama yang mementingkan strategi di kepala tanpa harus tangan berbicara. Ia harus menghadapi dan membaw misi The Golden Ticket dari sudut yang berbeda dari kebanyakan orang. Kali ini ia akan melawan keseimbangan.

Keempat cerita tersebut terlalu menarik untuk dilewatkan. Kapan lagi mendapatkan berbagai sensasi membaca dalam satu buku!

4. Misi Selesai!

Masa Preorder Villain Academy Season 1: Golden Ticket for The Best Villain Student sudah dibuka sejak tanggal 9 November 2023 sampai tanggal 23 November 2023. Catat tanggalnya, jangan sampai lupa, ya!




Ada berbagai jenis paket yang bisa kamu pilih sesuai dengan kondisi dompetmu:

Isi paket satu: Novel, Guide, Tumbler, bookmark
Isi paket dua: Novel, Bookmark
  • Paket satu Hard Cover/ Rp. 185.000,-
  • Paket satu Soft Cover/ Rp. 165.000,-
  • Paket dua Hard Cover/Rp. 105.000,-
  • Paket dua Soft Cover/Rp. 85.000,-




Kabar baiknya, tidak hanya Villain Academy saja yang sedang masa preorder. Ada beberapa buku Maple Universe yang sedang preorder serentak. Kamu bisa membeli paket bundling dengan Villain Academy biar lebih hemat. Villain Academy bisa kamu bundling dengan Fairytale Academy Quintale, Fairytale Academy Wondertale, Nobles University, Erable Dungeon 1.1.





Ini adalah paket harga yang bisa dipilih!
  • Paket Duo Soft Cover/ Rp. 145.000,-
  • Paket Trio Soft Cover/ Rp. 195. 000,-
  • Paket Kuarto Soft Cover/ Rp. 235.000,-
  • Paket Bundling Lima SC/ Rp. 275.000,-
  • Paket Bundling Lima HC/ Rp. 355.000,-
Wahhh, banyak banget yang bisa Sobat Ahya pilih, ya.
Gimana caranya kalau mau ikutan Preordernya?

DM instagram AhyaBee /penerbit: Maple Media, Maple Universe.

Seru dan menarik banget ya proses kreatif karakter Zeynithe bagaimana perjalanannya sampai menjadi siswi Villain Academy dan mendapat misi. Abis ini enaknya bahas apa lagi ya?



Sunday, 12 November 2023

Debar Mengerikan: Mayfly Karya Gusti Riant









pict://instagram.com/ahyabee_

Flynn Christopher ditemukan bunuh diri, meninggalkan catatan kematian berjudul Mayfly!

  
Apa yang kamu bayangkan ketika membaca blurb di atas? Yups, blurb satu kalimat sangat lugas, menggelitik keingintahuanku, mungkin pembaca yang lain juga. Mengapa? Meski satu kalimat, nge-hook banget!

Setuju tidak? Coba kasih emot api-api jika kamu setuju~

Setelah kesan pertama mengenai blurb yang tidak biasa itu, percaya nggak kamu kalau cinta itu awalnya dari mata? Agak nggak nyambung, sih, tapi nyatanya cover Mayfly itu memang paling eye-cathcing di antara yang lain. Warna emasnya elegan, Mayfly-nya manis. Ternyataaa ... Twist banget ceritanya nggak semanis itu!

Mayfly dibuka dengan copycat suicide, fenomena bunuh diri masal meniru figur publik/artis. Jelas cerita ini mungkin sulit diterima di beberapa kalangan karena banyaknya trigger yang bisa memicu trauma seseorang mencuat kembali seperti: adegan gore, kekerasan eksplisit, depresi. Mayfly merupakan naskah dengan tema yang berat yang menjadi novel favorit yang kubaca bulan Juli 2023. Mengapa? Alasannya sederhana, Mayfly memberikan after taste yang sulit dijabarkan dalam kata-kata. Ini aja bingung banget mereviunya. Alih-alih reviu aku mau curhat aja.

Ketertarikanku terhadap novel Mayfly bermula ketika aku berkesempatan membaca 3 bab pertama yang langsung bikin aku speechless. Selain Kelanar, Mayfly merupakan salah satu naskah yang paling ingin aku baca dari ketujuh besar novel TAT Akbar 2019.

Tabarakallah, namanya rezeki nggak akan kemana, meski ketinggalan hype, agak telat bacanya, aku berkesempatan membaca Mayfly versi utuh 😭 Dan itu dikasih langsung sama Kak @gusti_riant Seneng banget pokoknya. Seandainya aku membaca tahun 2019, mungkin aku belum sesiap sekarang. Thank you~

Bab awal, langsung disajikan dengan ketegangan tinggi, sensasinya kerasa dan berimbas ke nafsu makanku yang hilang seharian. Namun, kepiawaian Kak Gusti Riant menyajikan Mayfly membuatku tak mengambil jeda ketika membacanya. Penyampaiannya tegas, lugas, dan blakblakan membuatku nggak perlu meraba-raba maksudnya apa, maknanya apa, beberapa nilai bahkan sengaja disampaikan tersurat karena memang jika tidak dituliskan bakal menimbulkan kesalahpahaman. Selain itu Mayfly juga memiliki banyak nilai-nilai tersirat.

Buku ini tuh ngajak mikir banget, pembaca bebas berasumsi, aku sampai kesel ih dengan endingnya. Epilognya apalagi ... Rasanya perjalanan jauhku jadi ... Ya, begitulah karena bakal spoiler banget kalo aku katakan.

Mayfly dalam cerita ini memiliki porsi yang pas, aku jadi paham kenapa serangga yang hidupnya hanya sebentar ini menjadi sesuatu yang bermakna dalam, mengarahkan ke sebuah titik terang dari kasus kematian seseorang. Dan, aku nggak nyangka banget tema yang diusung saat itu adalah sesuatu yang dianggap sepele, tetapi berdampak besar bagi lingkungan. Dan novel ini mengangkat Mayfly!

Amazingnya dikemas menarik membuat semuanya masuk akal.

Aku menikmati banget perjalanan Delano mengusut kematian Daisy, motif dan tindakannya membuatku bersimpati. Namun, aku sulit memposisikan sebagai apa dan siapa dalam cerita ini. Karena ya ... normalnya kita akan masuk pada protagonis cerita dan tenggelam dalam ceritanya. Nyatanya, tenggelam dalam karakteristik MC bakal membuatmu gila 🤣

Banyak hal yang kusukai dari Mayfly ini pertama konsepnya, dari gaya bahasa yang nggak bertele-tele, pemilihan PoV dan alur yang sangat pas. Aku menantikan Delano dan aku akan bersinggungan di bab berapa, sejujurnya aku mulai kesal di bab 22 di bab sebelumnya udah kesal, tapi di bab ini kekesalanku memuncak. Aku salut banget bagaimana penulis mengupas identitas mereka satu per satu dengan sangat rapi kayak lagi ngupas bawang gitu. Setiap lapisannya terdapat lapisan lain yang memberi ruang buat kita berpikir, merenung, dan berasumsi. Aku nggak berharap banyak dengan twist berlapisnya, meski bisa menebak satu, ternyata dikejutkan beruntun dengan fakta-fakta lain~

Adegan yang paling aku suka ada di sepertiga terakhir di mana si aku berkata, "tapi aku bukan anakmu."

Di situ aku sampai menangis, cuma sebentar sih, soalnya langsung dibanting dengan adegan lain yang ... Ya, membaca Mayfly bakal menyedot banyak energi. Kalau bisa pastikan membaca ketika perut penuh, udah makan biar abis baca nggak apa-apa kalau nggak makan 🤣

Aku suka penggambaran hutannya, perbatasan hutan ketika musim dingin. Sejujurnya, seandainya ini film aku nggak bakal berani nonton. Penjabaran lewat kalimat aja visual banget. Aku bisa merasakan kesepiannya Lolita dan suami, kasih sayang mereka, dan aku bisa merasakan kemarahan demi kemarahan para tokohnya. Banyak banget info menarik di cerita ini, fakta Mayfly, kelainan psikologis, destinasi di mana kita seakan turun menyaksikan fenomena langka Mayfly. Ganjaran di cerita ini ada, tetapi alangkah baiknya epilognya jangan dibaca aja~

Hanya tiponya lumayan mengganggu, tetapi nggak masalah karena membaca Mayfly memberikan pengalaman membaca yang tidak biasa, berkesan banget ✨

Setelah membaca Mayfly aku pengen baca tulisan Kak @gusti_riant yang nggak sakit~

Gimana setelah membaca kesanku ketika membaca Mayfly apa kamu cukup tertarik untuk membacanya juga?

Wednesday, 8 November 2023

Mengurai Kisah Inspiratif: Menembus Portal Maple Universe Melalui Maple Media


1. Menembus Portal Maple Universe

Mundus est plenus magicis et prodigiis, satu kalimat ini menggambarkan Maple Universe sebagai dunia yang penuh dengan keajaiban, misteri, dan pesona alam yang memikat. Ketika membicarakan tentang Maple Universe, pikiranku seketika melayang ke tempat-tempat ajaib yang dihuni oleh makhluk-makhluk fantastis, peri, dan kekuatan magis yang tak terbatas. Namun, apa yang ada di benak Sobat Ahya ketika mendengar tentang Maple Universe dan Maple Media?

Dalam wawancara eksklusif dengan pendiri Maple Media, Gusti Riant, kita akan mengungkap kisah inspiratif tentang perjalanan dari bagaimana menggali ide hingga merealisasikan gagasan tersebut menjadi kenyataan. Selain itu, kita juga akan mengulas bagaimana Maple Media berhasil bertahan di tengah pandemi yang mempengaruhi dunia penerbitan. Sobat Ahya juga pasti penasaran, sebenarnya Maple Media dan Maple Universe itu sama atau beda, sih? Yuk, kita bahas bersama!



Maple Media adalah sebuah penerbit indie yang berdiri pada tanggal 2 Februari 2020. Siapa yang menyangka pada awalnya, Maple Media fokus pada genre senandika, meski tetap menerima naskah dengan genre lain. Namun, kecintaannnya terhadap genre fantasi membuat Gusti Riant ingin mewujudkan dunia fiksi impiannya sendiri. Dia mulai melebarkan sayap dengan mendirikan Maple Universe. Gebrakan ini mendapat sambutan baik dari Netizen. Bahkan, sekarang lebih banyak orang yang mengenal Maple Media sebagai penerbit buku dengan genre unggulan fantasi.


2. Penerbit Maple Media dan Sejarahnya

 "Awalnya saya ingin membuat penerbit sesuai dengan idealisme saya. Mau buat kover sesuai yang saya mau, layout sesuai keinginan, dan sebagainya."

 

Dalam perjalanan membangun Maple Media, Gusti Riant mengutamakan visi penerbitan yang idealis. Dia ingin menciptakan buku dengan kover sesuai visinya, layout sesuai keinginan, dan aspek lain yang memenuhi standar tinggi sebuah buku. Maple Media berkomitmen untuk memberikan perhatian khusus terhadap aspek fisik buku, karena dia percaya bahwa buku yang dirancang dengan baik dapat memberikan pengalaman yang lebih baik kepada pembaca dan penulis itu sendiri. Mereka tak akan ragu membanggakan karya-karyanya yang diterbitkan Maple Media.

Nama Maple Media sendiri terinspirasi dari daun Maple. Gusti Riant mengaku dia menyukai daun maple. Awalnya, sempat terbesit keinginan untuk menamakan penerbitan miliknya dengan nama Clover Media, tetapi karena nama itu sudah dipakai penerbit berlabel mayor, dia memutuskan memakai nama Maple Media. Baginya, daun maple dan clover sama-sama memiliki makna yang penting. 

Seperti yang kita tahu, Maple Media awal berdiri di tengah pandemi sedang parah-parahnya di tahun 2020. Ketika semua kegiatan dunia luar terhenti, Gusti Riant justru mencari kegiatan lain yang bisa di rumah dan membangun serta mengembangkan Maple Media adalah pilihan paling tepat.


3. Pemuda di Balik Suksesnya Maple Media


pict: instagram/gusti_riant


Mengupas perjalanan sukses Penerbit Maple Media tidak lengkap tanpa memperkenalkan sosok di baliknya, Gusti Riant. Lelaki kelahiran 1993 ini merupakan seorang yang memiliki hasrat yang tinggi terhadap literatur dan dunia kreatif. Tahun 2010 adalah pertama kalinya dia mulai meniti karier menjadi seorang gosh writer. Kemudian Intrumental dari Surga adalah buku pertamanya yang terbit tahun 2014. Sekarang, lebih dari delapan judul buku telah ditulis, beberapa di antaranya masih bisa ditemukan di Gramedia dan toko buku di Indonesia. Pengalamannya di dunia penerbitan sangat beragam: editor, layouter, desainer cover, dan content creator. Tidak heran di usianya yang baru menginjak 30 tahun sudah sukses membesarkan nama Maple Media.

Untuk mengenal lebih dekat, Sobat Ahya bisa banget follow akun sosial medianya  gusti_riant, sandikala_stories


4. Menggali Semesta Fiksi Maple Universe



Maple Universe merupakan semesta fiksi yang didirikan enam bulan setelah Penerbit Maple Media berdiri. Landasan dari semesta ini adalah Maple Media itu sendiri. Di mana letak semua imajinasi dan ide kreatif berkembang tanpa batas. Konsep dan Ide Maple Universe sudah ada sejak lama dan mengendap dalam kepala. Namun, ketika pandemi datang, dia memiliki banyak waktu kemudian memutuskan untuk mengembangkan Maple Universe.

Dalam proses merancang semesta fiksi ini, Gusti Riant memiliki patokan. Terinspirasi dari dua novel fantasi legendaris. Untuk rancangan atau konsep akademi berpatokan pada Hogwarts di Harry Potter, sedangkan untuk Worldbuilding awal berpegang pada Middle Earth yaitu dunia di Lord of the Rings. Namun, untuk menciptakan worldbuilding secara utuh, patokannya waktu itu adalah Teyvat, dunia di dalam game Genshin Impact.

Harapan Gusti Riant dengan adanya universe ini adalah ada hal-hal yang ingin dicapai. Untuk dirinya sendiri, alasan membangun Semesta Maple Universe adalah merealisasikan impiannya memiliki dunia fiksi sendiri. Dan itu sudah terwujud atau sedang terwujud saat ini. Sedangkan untuk capaian penulis adalah menciptakan dunia fantasi yang menyenangkan bagi para penulis sehingga mereka mau menitipkan cerita mereka di semesta Maple Universe. Lalu dia menambahkan bahwa dia ingin menciptakan ruang atau semesta bagi para penulis penyuka fantasi untuk berkreasi. Tentu saja para penulis bebas mengembangkan dunia mereka sendiri selama tidak melenceng dari panduan Guide Maple Universe.

Saat ini, Maple Universe adalah tempat di mana para penulis dapat mengeksplorasi, berkolaborasi, dan menciptakan dunia fantasi mereka sendiri. Semesta ini tumbuh dan berkembang bersama-sama dengan komunitas penulisnya. Maple Media dan Maple Universe terus berkembang. Mereka merencanakan berbagai program dan proyek yang akan datang, termasuk acara-acara dan inisiatif komunitas yang lebih besar. Gusti Riant berharap dapat terus memberikan ruang dan kesempatan kepada para penulis berbakat dari seluruh penjuru Indonesia.

Maple Universe adalah contoh bagaimana imajinasi, kreativitas, dan kerja keras dapat menghasilkan dunia fantasi yang tak terbatas. Itu adalah tempat di mana penulis dan pembaca dapat terlibat dalam cerita-cerita menakjubkan dan merayakan keindahan dunia fantasi. Kegiatan mereka bisa dilihat di sosial media Maple Universe.


5. Melihat Penghalang Sebagai Peluang

Makin tinggi sebuah pohon, makin kencang angin bertiup. Seperti yang kita tahu, pandemi Covid-19 saat itu mempengaruhi keadaan perekonomian bahkan kebiasaan masyarakat pada umumnya. Rasa penasaran membuatku ingin mengetahui bagaimana penerbit Maple Media melewati masa-masa sulit yang mempengaruhi daya beli masyarakat ini. Apakah berimbas pada penjualan mereka? Inilah jawaban CEO muda Maple Media yang menyatakan bahwa, sebenarnya, pandemi tidak memberi dampak yang berarti bagi Maple Media sendiri. Jika kita lihat ke belakang, Maple Media awal berdiri di tengah pandemi sedang parah-parahnya di tahun 2020. Ketika semua kegiatan dunia luar berhenti, banyak penerbit ketar-ketir akhirnya gulung tikar, Gusti Riant justru mendirikan penerbitan dan bertahan setelah melewati semua itu.

Saat ini, Maple Media memiliki enam cabang yang aktif, masing-masing memiliki ciri khas dan fokus sendiri dalam mendukung penulis berbakat. Maple Media Pusat memberikan kebebasan kreatif kepada para pemred cabang untuk mengeksplorasi dan mengembangkan berbagai aspek, termasuk penyelenggaraan acara/event nubar, menerbitkan naskah dari platform khusus, dan banyak lagi. Meski memiliki kebebasan dalam mengelola penerbitan cabang, Maple Media pusat tetap menetapkan standar khusus yang tidak bisa ditawar untuk menjaga eksistensi dan kualitas terbitannya.

Seperti pepatah, tak ada gading yang tak retak, dalam membangun serta mengembangkan Maple Media dan Maple Universe memiliki tantangan tersendiri. Dia mengungkapkan tantangan terbesar mengembangkan Maple Universe adalah diri sendiri.


"Saya suka beralih ke hal baru dengan cepat tanpa menunggu selesai hal yang sedang berjalan. Atensi saya cepat teralihkan ke hal-hal baru."


Tantangan terbesar penerbit, khususnya Maple Media adalah platfrom online. Maple Media berdiri di akhir kejayaan penerbit yang menerbitkan novel-novel yang berada di media sosial. Setelah salah satu grup penulis berbasis media sosial membuat aplikasi, banyak penerbit gulung tikar atau berhenti beroperasi karena mengandalkan naskah dari media sosial yang beralih semuanya ke aplikasi digital.

Yups, pandemi mengubah sebagian kebiasaan. Banyaknya PHK, membuat mereka banyak memanfaatkan tawaran menulis di platform digital. Dengan iming-iming gaji ratusan dolar dalam sebulan memicu mereka yang bukan penulis pun menulis dan meraup keuntungan di sana. Di tengah kerasnya gempuran nyata itu, Maple Media justru membangun dan mengembangkan semesta fiksi yang memfasilitasi para penggila cerita fantasi. Respons terbentuknya Maple Universe pun mendapat sambutan yang baik dari para penulis. Terbukti dengan antusiasnya penulis fantasi yang ikut meramaikan seleksi Maple Academy tahun pertama tahun 2020. 


"... saya tidak menyangka pesertanya akan membludak sebanyak itu."


Momen lainnya tak kalah membuatnya terkesan adalah saat melebarkan sayap atau ide, bukan hanya soal Maple Academy, tapi juga soal sekolah lain, lalu merambat ke dungeon, university, dan lain-lain mendapat respons yang bagus dari para penulis. 



Sedangkan  tantangan lain seperti penulis, guide, dan lain-lainnya tidak begitu ada masalah. Para penulis yang sudah bergabung ke dalam Maple Universe selalu bisa diandalkan untuk membantu, baik menjadi panitia, membantu mengusung guide, dll. Jadi untuk sumberdaya manusia, Maple Universe ini sangat melimpah dan berpotensi untuk dikembangkan. Gusti Riant pun  memercayakan mereka membuat event (academy) sendiri.


6. Masa Depan dan Harapan

Konsistensi adalah kunci untuk mempertahankan dan mengembangkan Maple Media dan Maple Universe. Bagi para penulis, konsistensi juga menjadi kriteria yang harus dipenuhi. Setelah bergabung dengan Maple Universe, setiap penulis diharapkan untuk menyelesaikan minimal satu cerita agar dapat diakui secara resmi. Untuk para penulis, bekerja sama dengan Maple Universe memberikan peluang besar. Penulis bebas berkarya mengembangkan idenya, dicetak dengan pelayanan terbaik dari penerbit Maple Media yang memiliki standar tinggi terkait buku-buku yang diterbitkannya.

Seperti program tahun ini, Maple Universe mengundang penulis untuk berpartisipasi dalam berbagai proyek, termasuk Mythemporary Saga Series yang melibatkan lebih dari 50 penulis. 



Di Maple Universe memiliki banyak sumber daya yang bisa dioptimalkan potensinya untuk mengembangkan semesta fiksi ini agar terus berkembang. Dengan lebih dari 100 penulis dan 50 judul buku yang telah diterbitkan. Diharapkan mereka akan menjadi wadah yang aman dan nyaman bagi penulis dan pembaca. Untuk para penulis yang ingin bergabung dengan Maple Universe, sekarang bukan hanya melalui seleksi, tapi juga bisa dengan mengajukan diri. Syaratnya hanya satu, berkomitmen menyelesaikan satu cerita.

Maple Universe adalah dunia yang selalu berubah dan berkembang, seperti daun maple yang selalu menyesuaikan diri dengan musim. Maple Universe adalah tempat di mana imajinasi tak terbatas dan keajaiban tak berakhir. Maple Universe adalah milik bersama dan dikembangkan secara bersama-sama.

Menarik banget, bukan? Nah, setelah membaca ringkasan obrolan singkat kami, apakah Sobat Ahya tertarik bergabung ke dalam Maple Media dan menjadi bagian dari mereka, mengembangkan Maple Universe dengan ide-ide original kamu? Coba tinggalkan kesanmu di kolom komentar ya~


Baca juga kisah inspirasi di pojok #authorspotlight

Yandi Asd

Tip Membaca Buku, Ketika Kamu Tidak Punya Buku




Unggulan

Mengurai Kisah Inspiratif: Menembus Portal Maple Universe Melalui Maple Media

1. Menembus Portal Maple Universe Mundus est plenus magicis et prodigiis, s atu kalimat ini menggambarkan Maple Universe sebagai dunia yang ...

Populer