Blog Archive

Friday, 20 January 2023

Funiculi Funicula - Before The Coffee Gets Cold karya Toshikazu Kawaguchi: Memutar Waktu Kembali Ke Masa Lalu

Hai, halo sobat Ahya, kembali lagi setelah beberapa hari yang lalu aku abis mereviu novel klasik Dr. Jekyll and Mr. Hyde. Kali ini aku akan mengulas novel Jepang yang cukup populer Funiculi Funicula. Novel seperti apa, sih, yang akan kita bahas? Yuk, kita simak detailnya kayak apa!

 [Reviu Buku]


Judul: Funiculi Funicula - Before The Coffee Gets Cold
Penulis: Toshikazu Kawaguchi
Penerbit: @fiksigpu, 2021 || 224 halaman
ISBN: 9786020651927
ISBN Digital: 9786020651941

______

Deskripsi Buku Funiculi Funicula - Before The Coffee Gets Cold

Di sebuah gang kecil di Tokyo, ada kafe tua yang bisa membawa pengunjungnya menjelajahi waktu. Keajaiban kafe itu menarik seorang wanita yang ingin memutar waktu untuk berbaikan dengan kekasihnya, seorang perawat yang ingin membaca surat yang tak sempat diberikan suaminya yang sakit, seorang kakak yang ingin menemui adiknya untuk terakhir kali, dan seorang ibu yang ingin bertemu dengan anak yang mungkin tak akan dikenalnya.

Namun, ada banyak peraturan yang harus diingat. Satu, mereka harus tetap duduk di kursi yang telah ditentukan. Dua, apa pun yang mereka lakukan di masa yang di datangi tak akan mengubah kenyataan di masa kini. Tiga, mereka harus menghabiskan kopi khusus yang disajikan sebelum kopi itu dingin.

Rentetan peraturan lainnya tak menghentikan orang-orang itu untuk menjelajahi waktu. Akan tetapi, jika kepergian mereka tak mengubah satu hal pun di masa kini, layakkah semua hal dijalani?




Gawat! Kopinya suam-suam kuku! Sebentar lagi dingin! --halaman 53

Penyesalan kadang membawa kita pada keinginan untuk kembali ke masa lalu dan memperbaiki segalanya. Funiculi Funicula adalah sebuah kafe yang bisa membawa pengunjungnya ke masa lalu. Letaknya di sebuah gang kecil di Tokyo. Sayangnya, pergi ke masa lalu tak semudah yang dipikirkan. Banyak dari mereka yang datang dari penjuru dunia dengan sebuah harapan pada akhirnya pulang dengan tangan kosong. Pertama, mereka hanya bisa menemui orang yang pernah mengunjungi Funiculi Funicula, kedua mereka hanya akan duduk pada sebuah kursi khusus. Jika pergi dari kursi itu, secara terpaksa akan terseret kembali ke masa kini. Dengan kata lain, kembali ke masa lalu hanyalah kesia-siaan.


Serentetan aturan yang merepotkan bahkan membuat mereka tetap memaksa melakukan perjalanan lintas waktu yang berisiko. Selain mereka hanya punya waktu yang sangat singkat dan terbatas: sebelum kopi dingin, mereka mempertaruhkan banyak hal penting dalam hidup mereka jika salah satu aturan dilanggar. 

Empat orang dengan kisah yang berbeda memberi pembelajaran yang berharga. Tentang betapa pentingnya waktu. Kisah-kisah merana yang mengharukan, tetapi juga hangat membuatku betah berlama-lama di depan buku ini.

Kisah pertama seorang kekasih bernama Fumiko yang ingin kembali ke masa di mana Goro belum berangkat ke Amerika untuk meraih pekerjaan impiannya, Fumiko ingin meminta maaf dan menyampaikan isi hatinya. Kisah kedua, kisah seorang istri sekaligus perawat yang ingin tahu surat yang ditulis oleh suaminya sebelum Fusagi benar-benar melupakan dirinya karena Alzheimer yang diderita. Ketiga, adalah seorang Kakak bernama Hirai yang menyesali seluruh tindakannya kepada Kumi dia ingin bertemu Kumi sebelum sang adik meninggal dunia. Keempat, kisah seorang ibu yang sakit ingin menemui anaknya yang belum lahir ke dunia.

Mereka pergi ke masa lalu dengan diantar oleh Kazu yang menuang kopi dari cangkir perak dan duduk di sebuah kursi khusus. Kursi itu diduduki hantu bergaun putih yang hanya akan ke toilet sehari sekali. Perjuangan mereka kembali ke masa lalu membuatku trenyuh apalagi mereka tahu kalau kenyataan tidak akan berubah sekeras apa pun mereka mengubahnya di masa lalu~




Alur yang digunakan maju mundur sehingga tidak membosankan. Gaya bahasanya pun ringan. Nuansanya memberi efek hangat sehabis membaca novel ini. Aku paling suka bagian Fumiko menemui Goro gemes-gemes gitu~

Kamu suka bagian mana dari empat kisah yang unik ini?




[Rate: 3,75/5]

No comments:

Post a Comment

Unggulan

Mengurai Kisah Inspiratif: Menembus Portal Maple Universe Melalui Maple Media

1. Menembus Portal Maple Universe Mundus est plenus magicis et prodigiis, s atu kalimat ini menggambarkan Maple Universe sebagai dunia yang ...

Populer