Jangan Memulai Apa yang Tidak Bisa Kamu Selesaikan Karya Peter Hollins
Adakah Sobat Ahya di sini yang Tim Gas aja dulu baru mikir kemudian?
Beberapa orang menilai bahwa memulai sesuatu sering kali terasa lebih mudah. Apalgi pas awal-awal memulai biasanya diiringi ledakan energi yang meluap dan semangat yang sangat membara. Namun, tantangan sesungguhnya ketika project sudah berjalan, kita berusaha untuk tetap konsisten hingga akhir dan mempertahankannya. Menyelesaikan sesuatu yang sudah kita mulai adalah hal yang lebih sulit dan membutuhkan effort besar: keahlian, disiplin, serta tekad yang kuat.
Dalam buku "Jangan Memulai Apa yang Tidak Bisa Kamu Selesaikan" karya Peter Hollins, dibahas secara mendalam potensi penyebab mengapa suatu kegiatan sering terbengkalai dan cara mengantisipasinya. Yuk, kita bahas!
Buku ini mengupas banyak hal dari sudut pandang yang berbeda dibandingkan buku motivasi lainnya. Jika kebanyakan buku motivasi menekankan pentingnya perencanaan, buku ini justru menyoroti bahaya dari perencanaan yang terlalu detail. Peter Hollins berpendapat bahwa energi kita dapat terkuras habis saat membuat konsep yang terlalu sempurna, sehingga ketika tiba saatnya untuk mengeksekusi, kita sudah kehilangan minat dan semangat.
Memiliki sebuah gambaran kasar tentang rencana tetap diperlukan, tetapi ada baiknya memberikan ruang untuk improvisasi, bahkan untuk membuat kesalahan.
Fokus pada Tindakan Nyata
Salah satu kekuatan utama buku ini adalah fokusnya pada tindakan nyata. Peter Hollins mengingatkan bahwa mimpi bukanlah sesuatu yang cukup hanya dipikirkan. Mimpi harus diwujudkan dalam dunia nyata, bukan sekadar angan-angan di kepala. Dalam setiap proses, konsistensi menjadi kunci, tetapi konsisten tidak tumbuh dan berkembang sendiri. Namun, kita perlu melatihnya dengan membiasakan diri dan membuang semua alasan yang membuat pekerjaan kita tidak selesai.
Beberapa penyebab umum yang membuat seseorang berhenti di tengah jalan, seperti yang dibahas dalam buku ini, termasuk:
-
Perfeksionisme yang Berlebihan Kita sering kali ingin segala sesuatunya sempurna sebelum memulai. Padahal, sikap ini justru dapat menjadi penghalang. Ketika terlalu fokus pada detail kecil, kita kehilangan momentum untuk melangkah maju. Hollins menekankan bahwa kita harus belajar menerima ketidaksempurnaan sebagai bagian dari proses.
-
Kebiasaan Menunda-nunda Menunda adalah musuh utama produktivitas. Hollins memberikan beberapa strategi untuk mengatasinya, seperti memecah tugas besar menjadi tugas kecil yang lebih mudah dikelola dan menetapkan tenggat waktu realistis untuk setiap tugas tersebut.
-
Perjelas Niatnya Niat ibarat pemantik. Semakin jelas niatnya, langkah yang diambil pun semakin pasti. Buku ini mengajak pembaca untuk selalu mengingat "mengapa" di balik setiap tindakan mereka. Dengan niat yang jelas, kita memiliki dorongan lebih besar untuk tetap melangkah meskipun menghadapi rintangan.
-
Manajemen Waktu yang Buruk Hollins juga membahas pentingnya mengatur waktu dengan baik. Kita semua memiliki waktu dan kesempatan yang sama dalam sehari, yaitu 24 jam. Namun, bagaimana kita mengatur dan menggunakannya akan menentukan hasil akhir yang kita capai. Buku ini memberikan tips praktis untuk memaksimalkan waktu, seperti memprioritaskan tugas yang paling penting terlebih dahulu.
Berhenti Mencari Alasan dan Mulai!
Salah satu pesan utama dalam buku ini adalah pentingnya berhenti mencari alasan. Ketika kita beralasan, kita sebenarnya sedang mencoba membenarkan ketidakmampuan kita untuk menyelesaikan sesuatu. Hollins mengajak pembaca untuk jujur pada diri sendiri dan mengambil tanggung jawab penuh atas tindakan mereka. Alasan seperti "saya tidak punya waktu" atau "saya terlalu lelah" hanyalah bentuk penundaan yang diperhalus.
Hollins juga memberikan langkah-langkah praktis untuk membantu pembaca mengatasi kebiasaan buruk ini, seperti:
- Membuat daftar alasan yang sering digunakan dan mencari solusi untuk mengatasinya.
- Mengidentifikasi pola pikir negatif yang sering muncul saat menghadapi tugas yang sulit.
- Melatih diri untuk fokus pada solusi daripada masalah.
Membiasakan Hal Baik Secara Berkelanjutan
Konsistensi tidak hanya soal menyelesaikan tugas, tetapi juga soal membangun kebiasaan baik secara berkelanjutan. Hollins memberikan panduan tentang cara membangun kebiasaan baru yang efektif, mulai dari membuat target kecil yang realistis hingga menciptakan sistem penghargaan untuk diri sendiri. Dengan cara ini, kita dapat menjaga motivasi untuk terus melangkah maju.
Sebagai contoh, jika Anda ingin mulai berolahraga, jangan langsung menargetkan satu jam latihan setiap hari. Coba mulai dari beberapa menit setiap paginya, lalu pelan-pelan tambah durasinya secara bertahap. Fokuslah pada proses, bukan hasil akhir. Seiring waktu, kebiasaan ini akan menjadi bagian dari rutinitas Anda tanpa terasa berat.
"Ditampar Bolak-Balik"
Membaca buku ini sering kali terasa seperti ditampar bolak-balik. Hollins tidak membiarkan pembaca berlindung di balik alasan-alasan mereka. Dia mengingatkan kita bahwa waktu terus berjalan, dan kesempatan untuk mewujudkan sesuatu ada di depan mata. Tinggal kita pilih action sekarang, merampungkannya dengan baik atau tidak memulai sama sekali dan gagal saat itu juga.
Pesan ini sangat relevan bagi siapa saja yang sering merasa tertinggal atau kehilangan arah. Buku ini mengajarkan bahwa tidak ada kata terlambat untuk memulai, selama kita memiliki komitmen untuk menyelesaikannya. Yang penting adalah tindakan, bukan sekadar rencana atau impian.
Memulai Sekarang dan Lanjutkan!
"Jangan Memulai Apa yang Tidak Bisa Kamu Selesaikan" adalah buku yang sangat cocok untuk siapa saja yang ingin meningkatkan produktivitas dan mengatasi kebiasaan buruk yang sering menghambat mereka. Dengan gaya penulisan yang lugas dan langsung ke inti permasalahan, Peter Hollins berhasil menyampaikan pesan-pesan penting yang dapat mengubah cara pandang kita terhadap pekerjaan dan tanggung jawab.
Buku ini bukan hanya tentang motivasi, tetapi juga tentang tindakan nyata. Jika Sobat Ahya merasa sering memulai sesuatu tanpa pernah menyelesaikannya, buku ini bisa menjadi panduan berharga untuk membantu kamu berubah. Karena pada akhirnya, mimpi harus diwujudkan dalam dunia nyata, bukan di dunia mimpi.
Jadi, sudah siap untuk memulai dan menyelesaikan apa yang selama ini tertunda? Jangan tunda lagi. Buku ini mungkin adalah tamparan yang kamu butuhkan untuk akhirnya melangkah maju~
Kalau Sobat Ahya suka konten kayak gini bisa intip akun sosial media aku.
Baca Juga: Portal Menuju Buku Tanpa Batas



No comments:
Post a Comment